Bau mulut seringkali menjadi masalah dalam pergaulan. Jika dibiarkan, masalah ini mungkin saja bisa menghambat karir dan pergaulan Anda.

Untuk menghindari bau mulut, ada baiknya Anda mulai memperhatikan konsumsi makanan, sebab hal ini berpengaruh. Beberapa jenis makanan berpotensi memicu bau mulut.

Makanan yang mengandung gula atau tepung, menyebabkan bakteri berkumpul di plak yang dapat membusukkan gigi. Sedangkan makanan yang alami dapat memerangi bakteri, mengikis plak, menguatkan enamel, menciptakan napas segar, serta merupakan cara terbaik untuk melindungi gigi.

Berikut adalah beberapa minuman dan makanan yang dapat membantu mengurangi bau mulut:

Lemon
Coba hisap irisan lemon, atau menggigit-gigit kecil pinggiran lemon tersebut. Jika Anda di restoran, bisa pesan air putih dengan potongan lemon di dalamnya, atau lemon tea. Untuk waktu-waktu terdesak, permen dengan rasa lemon juga bisa membantu, plus lebih mudah dibawa.

Daun peterseli dan garnish hijau lainnya
Ketika pesanan Anda tiba dengan garnish hijau di bagian pinggirnya, biasanya berupa daun parsley, basil, atau rosemary, coba kunyah daun-daun tersebut. Batang dan daun tumbuhan kecil ini memiliki kandungan minyak yang memiliki aroma yang bisa menutupi bau mulut.

Apel, pir, dan wortel
Makanan-makanan ini kaya akan serat, mengunyah makanan semacam ini akan membantu mulut memproduksi air liur. Hal ini akan menciptakan semacam pembersih mulut. Banyak dokter gigi menganjurkan untuk mengunyah apel atau wortel, sebab dapat membantu mengurangi bau mulut. Selain enak, seratnya pun baik untuk kesehatan pencernaan dan membantu Anda yang tengah menjalankan diet untuk tidak ngemil makanan berkalori tinggi.

Bumbu yang renyah
Untuk solusi eksotis lainnya, coba cari kapulaga, ketumbar, atau biji adas, yang biasa di jual di tempat-tempat penjualan bumbu. Mengunyah bumbu-bumbuan tadi akan mengeluarkan minyaknya untuk menetralkan bau mulut tidak sedap.

Daun mint atau batang kayu manis
Bahan-bahan ini bisa membantu menetralkan bau tidak menyenangkan dari bawang bombay dan bawang putih. Minyak dari kayu manis bisa membunuh bakteri pada mulut agar tidak berkembang lebih banyak. Kayu manis atau permen karet rasa mint sama efektifnya. Jika Anda pencinta permen karet, pilih permen karet dengan rasa mint yang mengandung xylitol untuk mengurangi risiko gigi berlubang sekaligus menyegarkan napas.

Buah berry dan yogurt
Jika Anda tak bisa melewati hari tanpa makan makanan yang bisa memicu bau napas tidak sedap, makanlah untuk pencegahan, yang lebih baik daripada berusaha menghilangkan baunya yang sudah menyengat. Mengkonsumsi setengah cangkir yogurt tawar (Plain Yoghurt), bebas gula, dan rendah lemak bisa menurunkan level sulfida hydrogen penyebab bau napas tidak sedap. Buah berry, seperti pula melon, jeruk, dan buah-buahan lain yang mengandung vitamin C tinggi, juga bisa mengurangi bakteri mulut yang berbau. Mulailah setiap hari dengan yogurt yang ditambah buah sebagai pelengkap.

Teh Hijau
Zat aktif bernama catechins yang terkandung dalam teh hijau dapat membunuh bakteri di mulut sekaligus menghilangkan gula dari plak. Bakteri penyebab napas berbau pun ikut diusir. Sangat dianjurkan untuk meminum dua hingga lima cangkir teh hijau sehari, baik yang masih murni maupun yang sudah ada campuran lain.

Air Putih
Minum air merupakan cara terbaik untuk merangsang saliva. Berkumur-kumur membantu mengeluarkan kotoran dari sela-sela gigi yang menjadi penyebab bau mulut. Jangan lupa juga untuk meminum setidaknya delapan gelas air setiap hari.

Yoghurt acidophilus
Yoghurt acidophilus merupakan kelompok makanan probiotik. Jika dikonsumsi setiap hari, atau minum suplemen acidophilus dan makanan probiotik dapat membantu memelihara kesehatan pencernaan.
Dengan lancarnya sistem pencernaan, bau mulut dapat dihambat. Namun sebaiknya konsultasikan dulu dosisnya dengan ahli nutrisi.

Keju
Sebuah penelitian dalam dekade terakhir ini menunjukan bahwa keju rendah karbohidrat, tinggi kalsium, dan mengandung fosfat dapat memberi manfaat pada gigi.
Keju ternyata dapat melindungi enamel gigi, memproduksi air liur, serta membunuh bakteri penyebab timbulnya karang gigi dan penyakit gusi.

Source : Suaramedia.com

Apa Komentar Anda?

Komentar

Leave a Reply