Hung Cao (Angco)
Hung Cao di Indonesia lebih dikenal dengan nama angco, karena terpengaruh oleh bahasa daerah Fucien atau Hokkian.

Hung cao atau red dates, sangat disukai oleh masyarakat tionghoa, bukan karena warnanya merah menarik, melainkan karena khasiatnya yang bisa menambah Qi, energi. Sehingga dalam menu masakan, sering ditemukan beberapa butir hungcao, apalagi masakan Taiwan sekarang lebih condong kepada terapi alamiah, sehingga sering ditambahi dengan bahan bahan makanan sehat seperti hung cao.

Dalam terapi kedokteran tiongkok, hungcao paling sering dipakai untuk makanan sehat. Karena dikategorikan sebagai makanan penambah darah, sehingga sangat digemari kaum wanita, dalam buku kedokteran tiongkok kuno Shen Nung, juga sudah tercatat sebagai bahan obat kelas tinggi.

Rasa hung cao panas moderat, jadi tidak terlalu panas tapi tidak dingin, artinya kalau kebanyakan akan menjadi panas dalam. Hung cao, bisa juga menawarkan racun. Tiongkok adalah negara produsen hungcao yang paling bersejarah di seluruh dunia, artinya kemunculan hungcao dalam kehidupan orang orang tiongkok sudah sangat lama sekali dikenal sejak jaman dahulu kala, dan hungcao akan berubah ubah warnanya sesuai dengan tempat asalnya, dan juga cara prosesingnya. Tetapi hanya berkisar pada warna merah dan hitam saja.

Cara penyimpanan hung cao sangat mudah, biasanya setelah dicuci bersih dikeringkan saja. Dan mengapa ada warna hitam, itu disebabkan hungcao setelah dicuci dalam air panas mendidih, segera diasapkan sehingga kulitnya berubah menjadi hitam, dan setelah itu baru dijemur sampai kering. Maka dari itu, jika anda menemui yang merah dan hitam, khasiatnya pada dasarnya sama saja, hanya proses pengeringannya saja beda. Hung cao memang bermanfaat sekali bagi tubuh manusia, karena bisa menambah stamina tubuh, dan biasanya yang merah dipakai untuk terapi pengobatan, sedangkan yang hitam, untuk membuat makanan atau camilan.alam buku catatan ilmu obat-obatan tiongkok Shennung, hung cao dikategorikan sebagai obat yang mujarab untuk segala macam.

Sedangkan para sinshe sekarang mengkategorikannya sebagai obat untuk phu jhi 補氣 menambah qi atau stamina, karena khasiat dari hungcao yang bisa meredakan batuk, memperkuat tubuh yang lemah dari sakit. Apalagi sifatnya moderat tidak terlalu panas.

Dalam lab pengobatan medis, hungcao terbukti, setelah masuk ke lambung, bersenyawa dengan asam lambung, dan diserap oleh dinding lambung, masuk ke darah, dan setelah itu oksidasi dalam darah meningkat, dan mempersubur sel sel darah. Itulah mengapa dianjurkan bagi orang orang yang berlambung lemah, akan sangat bermanfaat jika memakan hungcao. Tetapi jika anda termasuk golongan yang gampang kembung perutnya, ketika mengolah hungcao harus ditambahi dengan jahe tua, agar tidak kembung.

Berkat adanya kerjasama antara kedokteran barat dan timur, maka hungcao dalam lab ditemukan, mengandung kadar gula yang tinggi, sehingga bisa menambah energi, selain itu juga mengandung protein, lemak dan vitamin yang banyak sekali. Terutama vit. C, sehingga boleh dikata hung cao adalah vit alamiah. Sampai sampai dalam masyarakat kuno tiongkok, ada pepatah tentang hung cao, yaitu sehari tiga kali makan hungcao, maka akan berumur seratus tahun dan tidak tua tua. Meskipun berlebih lebih sekali pernyataan ini, namun sudah cukup membuktikan bahwa hungcao sejak dulu sudah dibuktikan khasiatnya.

Untuk wanita yang mengalami menopaous, karena mudah berkeringat, tidak tenang, dan kadang jantung berdegup dengan keras, emosi tidak terkontrol, maka dalam resep sinshe, pasti ada hungcao, karena hungcao dipakai untuk menenangkan emosi, sebagai obat anti stress. Oleh karena itu, kalau anda adalah orang yang gampang stress, coba saja dalam menu masakan, sering sering ditambahi dengan hung cao.
Bisa anda coba, karena hung cao bisa menambah darah, memperlancar sirkulasi darah, menambah oksigen dalam darah, mempersubur sel sel di sekujur tubuh. Demikian pula, bagi wanita yang setelah menstruasi, mudah kekurangan darah, sehingga sering bermuka pucat dan dingin telapak tangan dan kakinya, juga cocok untuk menyeduh minuman dari hungcao.

Beruntung sekali, hungcao tidak seperti bahan bahan obat obatan tiongkok lainnya yang baru berkhasiat jika sudah kering, namun hung cao dalam keadaan apapun tetap berkhasiat, jadi segar dan keringpun berkhasiat sama.
Tapi yang merah, sudah bisa dipastikan, sangat bermanfaat untuk kaum wanita.
Tapi apabila anda sering bengkak di mata dan kaki waktu masa menstruasi, maka anda termasuk tipe yang tidak cocok makan hung cao.
Karena hung cao sendiri bersifat manis, jadi kalau terlalu banyak mengonsumsinya, malah mudah infeksi, dan menimbun air dalam tubuh dan akan berakibat pembengkakan tubuh.
Demikian juga wanita yang sifat tubuhnya, panas juga tidak cocok memakan hungcao di masa menstruasi, karena akan memperbanyak jumlah darah yang keluar dan malah merusak kesehatan.

Sebenarnya, ada kiat untuk cara memakan hung cao.
Lebih baik dimakan setelah direbus, sebab kalau dimakan dalam keadaan mentah, mudah kembung perutnya.
Lagipula, hungcao mengandung rasa manis alamiah, sehingga kalau masak sup, hung cao bisa menggantikan vitsin, tetapi jangan lupa kalau kebanyakan hungcao, akan tidak enak dan malah membuat mual. Jadi hanya beberapa butir saja.

Hung cao tidak cocok dengan udara lembab dan panas, maka simpanlah di lemari es.

Sebaiknya tidak diperbolehkan memakan hungcao untuk penderita sakit sebagai berikut :
kalau sedang sakit, seperti flu, masuk angin, sakit panas perut kembung.
kalau sedang infeksi, batuk, sakit gigi, cacingan panas dalam.
hungcao mengandung gula tinggi, sehingga tidak diperbolehkan untuk penderita diabetes.

Leave a Reply