Leukemia dan Ramuan Penyembuhnya

leukemia, obat leukemia

Leukemia adalah jenis kanker yang mempengaruhi sumsum tulang dan jaringan getah bening. Semua kanker bermula di sel, yang membuat darah dan jaringan lainnya. Biasanya, sel-sel akan tumbuh dan membelah diri untuk membentuk sel-sel baru yang dibutuhkan tubuh. Saat sel-sel semakin tua, sel-sel tersebut akan mati dan sel-sel baru akan menggantikannya.

Tapi, terkadang proses yang teratur ini berjalan menyimpang, Sel-sel baru ini terbentuk meski tubuh tidak membutuhkannya, dan sel-sel lama tidak mati seperti seharusnya. Kejanggalan ini disebut leukemia, di mana sumsum tulang menghasilkan sel-sel darah putih abnormal yang akhirnya mendesak sel-sel lain.

Gejala
Seperti semua sel-sel darah, sel-sel leukemia mengalir ke seluruh tubuh. Tergantung pada jumlah sel-sel yang abnormal dan tempat sel-sel ini terkumpul, pasien leukemia mempunyai sejumlah gejala umum antara lain:

• Demam atau keringat malam
• Infeksi yang sering terjadi
• Merasa lemah atau letih
• Sakit kepala
• Mudah berdarah dan lebam (gusi berdarah, bercak keunguan di kulit, atau bintik-bintik merah kecil di bawah kulit)
• Nyeri di tulang atau persendian
• Pembengkakan atau rasa tidak nyaman di perut (akibat pembesaran limpa)
• Pembengkakan, terutama di leher atau ketiak
• Kehilangan berat badan

Penyakit leukemia merupakan penyakit yang sulit disembuhkan dan mematikan. Pada penderita yang keuangannya memungkinkan pengobatan bisa dilakukan secara maksimal, meski rasa putus asa sering timbul karena sulit sembuh. Apalagi pada keluarga miskin terdapat kesenjangan antara keinginan untuk berobat dan sembuh dengan kemampuan keuangan.
Berikut ramuan tradisonal untuk keputusasaan yang mungkin timbul diantara penderita leukemia.

Bahan :
•  20-25 gram daun tapak dara kering.
•  Adas pulosari secukupnya.

Cara Membuatnya :
Semua bahan diatas direbus dengan 1 liter air sampai mendidih dan tersisa 1 gelas, kemudian disaring.

Pemakaian :
Minum 2 kali sehari pagi dan sore. Ulangi sampai sembuh.

Semoga cepat sembuh

Apa Komentar Anda?

Komentar

Leave a Reply