Hypotension/ merupakan kondisi yang sebaliknya dari (). Kedua penyakit ini memiliki bahaya atau resiko sama, yang sering muncul yaitu stroke (kelumpuhan). Penyakit tekanan darah baik tinggi maupun rendah merupakan penyakit kecenderungan menurun, artinya bisa karena turunan.

Tekanan atau hipotensi adalah istilah untuk menyebutkan tekanan darah di bawah 90/60 mmHg.
Penyebab hipotensi sering karena :
,
• pelebaran pembuluh darah karena yang meluas,
• volume darah yang berkurang, seperti pada ,
• penurunan curah jantung,
• vasodilatasi pembuluh darah.

Gejala hipotensi :
,
• Napas pendek,
• Denyut jantung ireguler,
• Demam,
• Batuk berdahak,
• Diare,
,
• Penurunan kesadaran.

Penderita hipotensi mempunyai lebih lama dibanding tekanan darah yang normal.
Hasil penelitian juga menunjukkan penderita hipotensi sejak kecil usianya lebih panjang dan lebih sehat.
Hipotensi akan menjadi masalah pada mereka yang terkena ketika usia dewasa, sementara sebelumnya sehat.
Tekanan darah yang terlalu rendah membuat darah tidak dapat dipompa ke seluruh tubuh, akibatnya tubuh akan kekurangan nutrisi dan Oksigen. Lama-lama sel-sel tubuh kekurangan Oksigen yang menyebabkan kematian jaringan. Bisa ditebak apa jadinya bila jaringan mati!

Penderita hipotensi disarankan untuk mengkonsumsi garam, namun belum diketahui dengan pasti apakah mereka diperbolehkan mengkonsumsi makanan berkolesterol tinggi karena belum jelas apakah kolesterol dapat meningkatkan tekanan darah atau tidak.
Kita ketahui makanan seperti daging kambing merupakan makanan yang mesti dihindari untuk penderita tekanan darah tinggi atau hipertensi. Namun bukanlah makanan ini dengan serta merta danjurkan untuk penderita hipotensi.

Untuk darah rendah (hipotensi) secara tradisional banyak resep manjur bisa digunakan.
Salah satunya yaitu menggunakan tanaman kacang panjang, caranya sebagai berikut :
Ambil daun kacang panjang yang masih muda dan segar sebanyak 1 (satu) ikat. Daun tersebut dibuat menu menurut selera penderita.
Penderita hipotensi (tekanan darah rendah) disarankan untuk lebih banyak mengkonsumsi  sayuran.

Dengan mengetahui bahaya hipotensi, diharapkan kita dapat lebih dini mencegahnya dan membiasakan diri hidup sehat dan teratur.

Apa Komentar Anda?

Komentar

Leave a Reply